
BINTUNI, jurnalpapua – Mantan Ketua DPRK Teluk Bintuni, Papua Barat, Elias Lamere, meninggal dunia pada Jumat (19/6/2026) di Puskesmas Bintuni pukul 01.00 Wit. Sebagai rasa belasungkawa, Bupati Yohanis Manibuy mengajak sejumlah pimpinan OPD pergi ke rumah duka untuk melayat.
Bupati tiba di rumah duka pada Jumat sore pukul 17.24 Wit. Sejumlah pejabat yang turut serta adalah Plt Sekda I.B Putu Suratna, Asisten III Jacomina Jane Fimbay, Kadis Dikbudpora Henry D. Kapuangan, Kadin DPMK Haris, Plt Kaban Kesbangpol Zawal, Plt Kadin Perpustakaan Sistoyo serta Plt Direktur BLUD RSUD, dr. Novita Panggau.
Usai disambut keluarga dan anak-anak almarhum, Bupati Yohanis Manibuy langsung menuju meja tempat jasad almarhum Elias Lamere di semayamkan. Dalam kesempatan ini, Bupati juga menyerahkan bantuan uang duka kepada anak almarhum.
Sebelum pamit meninggalkan rumah duka, Bupati Kembali menghadap ke jasad almarhum untuk memanjatkan doa. Therias Apriliani Lamere, anak kedua almarhum Elias Lamere menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan rombongan, yang telah menyempatkan datang menyampaikan rasa duka.
Disampaikan Apriliani, sebelum menghembuskan nafas terakhir, mantan Ketua DPRK Teluk Bintuni periode 2004 – 2009 ini sudah lama mengidap penyakit sesak nafas (asma) dan asam lambung serta hipertensi. Pada Kamis (18/6/2026) malam, almarhum Elias Lamere mengeluh sesak nafas. “Sempat dibawa lari ke puskesmas,” kata Apriliani.
Selain keluarga, kepergian Elias Lamere juga menimbulkan rasa duka bagi dunia politik di Teluk Bintuni. Alumnus Sekolah Tinggi Filsafat Theologi Fajar Timur Jayapura yang pernah menjadi Kepala Pelayan Umat Katolik di Distrik Merdey ini, mulai terjun ke dunia politik praktis pada tahun 2003. Saat itu, almarhum menjabat sebagai Sekretaris DPD II Partai Golkar Teluk Bintuni.
Tahun 2004 – 2009, almarhum menjabat Ketua DPRK Teluk Bintuni yang diusung Partai Golkar. Kemudian tahun 2009 – 2014, Elias Lamere masih duduk di kursi parlemen, sebagai anggota DPRK Teluk Bintuni. Karir politik Elias Lamere di parlemen masih bertahan hingga tahun 2024, sebagai anggota DPRP Papua Barat selama dua periode. JP01

























