Investasi Masa Depan, Pemda Teluk Bintuni Alokasikan Rp 500 Miliar Lebih untuk Sektor Pendidikan

0
5
Murid SD di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat.
Google search engine
Spread the love

TELUK BINTUNI,  jurnalpapua – Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni dibawah duet kepemimpinan Bupati Yohanis Manibuy dan Wabup Joko Lingara, memberikan perhatian serius terhadap dunia pendidikan. Tahun ini, sekitar Rp 500 miliar anggaran dialokasikan untuk sektor ini, sebagai investasi masa depan.

Bupati Yohanis Manibuy, alokasi anggaran untuk memajukan dunia pendidikan di Teluk Bintuni, menjadi salah satu prioritas utama pembangunan di Teluk Bintuni. Komitmen ini menjadi salah satu pilar visi misi Bupati dan Wabup yang terangkum dalam kata SERASI (Sehat, Energik, Religius, Andal, Smart dan Inovatif).

“Pemerintah Kabupaten Teluk Bintuni meyakini, investasi terbaik yang dapat diwariskan dari generasi ke generasi adalah investasi pada pendidikan bagi generasi muda,” kata Yohanis Manibuy, dalam sambutannya dalam upacara peringatan Hari Jadi ke 23 Kabupaten Teluk Bintuni, Selasa (9/6/2026).

Alokasi anggaran dalam APBD tahun 2026 ini, sebesar Rp 38 miliar lebih didistribusikan ke seluruh satuan pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA serta pendidikan yang setara, dengan skema Bantuan Operasional Pendidikan (BOP).

Selain itu, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan sosial pendidikan dan Program Indonesia Emas bagi mahasiswa asal Teluk Bintuni yang menempuh pendidikan di berbagai kota studi di Indonesia maupun luar negeri.

Saat ini, sebanyak 279 satuan pendidikan dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK melayani 21.838 peserta didik di seluruh wilayah Teluk Bintuni. Fasilitas pendidikan didukung lebih dari 1.200 ruang kelas, 96 perpustakaan, 90 laboratorium, serta 340 rumah guru dengan dukungan lebih dari 1.800 tenaga pendidik dan kependidikan.

Dihubungi terpisah, Kepala Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga Teluk Bintuni, Henry D. Kapuangan menambahkan, anggaran Rp 500 miliar untu ksektor pendidikan itu, meliputi seluruh kegiatan yang terkait dengan dunia pendidikan, mulai BOP, Bantuan Sosial Pendidikan, hingga pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana pendidikan di Teluk Bintuni.

“Kemungkinan nilainya akan bertambah lagi, karena di semester II tahun ini atau di tahun pembelajaran 2026/2027, Pak Bupati akan menambah lagi besaran BOP,” kata Henry.

Perhatian serius Bupati Yohanis Manibuy dalam berinvestasi sumber daya manusia (SDM) di Teluk Bintuni, kata Henry, mulai menunjukkan hasil positif. Dari hasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2026, rata-rata nilai Matematika siswa SMP Teluk Bintuni lebih unggul dari nilai rata-rata TKA Papua Barat, bahkan tingkat Nasional.

“Nilai rata-rata Matematika SMP Teluk Bintuni (52,67) lebih tinggi 16,35 poin dari Papua Barat (36,32), dan 12,33 poin dari Nasional (40,34),” kata Henry.

Sementara untuk jenjang SD, nilai rata-rata Teluk Bintuni (37,53) hanya terpaut -0,13 poin dengan Papua Barat (37,66), dan -5,88 poin secara nasional (43,41).  

Tahun 2026, sebanyak 20.173 siswa dari 792 Satuan Pendidikan di Papua Barat, menjadi peserta TKA. Dari jumlah ini, peserta terbanyak dari Kabupaten Manokwari (7.291 siswa / 191 satuan pendidikan), Kabupaten Fak-fak (3.436 / 263) dan Kabupaten Teluk Bintuni (2.962 siswa / 137 satuan pendidikan. JP01

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here