Perkuat Kemitraan Strategis, Pertamina Drilling Pasok Peralatan H2S ke Petronas Carigali

0
40
Google search engine
Spread the love

JAKARTA,jurnalpapua.id – PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) resmi memperlebar sayap bisnisnya di sektor hulu migas melalui kolaborasi strategis dengan Petronas. Kerja sama ini mencakup penyediaan peralatan serta jasa penyewaan Hydrogen Sulfide (H2S) Equipment Rental & Services.

Langkah ini menjadi pencapaian bersejarah bagi anak usaha Pertamina tersebut. Pasalnya, proyek ini merupakan penetrasi pasar offshore (lepas pantai) sekaligus ekspansi pasar non-captive perdana Pertamina Drilling di lingkungan kerja Petronas.

Keberhasilan ini diraih setelah Pertamina Drilling memenangkan tender umum yang digelar oleh Petronas untuk pengadaan layanan H2S. Sebagai implementasi awal, perusahaan akan melaksanakan pekerjaan di sumur Barokah-01.

Sumur tersebut dikelola oleh entitas Petronas Carigali Indonesia, yang meliputi PC Ketapang II Ltd, PC North Madura II Ltd, dan Petronas North Ketapang SDN. BHD. Proyek yang berlokasi di area lepas pantai ini menjadi bukti nyata kompetensi Pertamina Drilling dalam bersaing di pasar eksternal yang kompetitif.

Direktur Pemasaran dan Pengembangan Pertamina Drilling Jufrihadi menyampaikan bahwa keberhasilan ini mencerminkan kepercayaan internasional terhadap kompetensi, standar keselamatan, serta kualitas layanan yang dimiliki perusahaan.

“Keberhasilan memenangkan tender H2S Equipment Rental & Services di Petronas merupakan pencapaian strategis bagi Pertamina Drilling. Ini menjadi bukti bahwa kapabilitas dan standar HSSE kami mampu bersaing di pasar global, khususnya untuk proyek offshore dengan tingkat risiko tinggi,” ujar Jufrihadi dalam keterangan tertulis, Kamis (15/1/2026).

Menurut Jufrihadi, layanan H2S memiliki peran krusial dalam menjamin keselamatan operasi migas, terutama di area dengan potensi kandungan gas beracun. Oleh karena itu, selain aspek teknis, kesiapan sumber daya manusia menjadi prioritas utama perusahaan.

Tak hanya menjalankan pekerjaan operasional H2S Services, Pertamina Drilling juga melaksanakan kegiatan pelatihan Self Contained Breathing Apparatus (SCBA) bagi tim rescue, khususnya Marine Crew yang terlibat langsung dalam aktivitas offshore. Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi keadaan darurat, sekaligus memperkuat budaya keselamatan kerja di lapangan.

“Kami tidak hanya menyediakan peralatan dan layanan, tetapi juga memastikan bahwa seluruh personel memiliki kompetensi keselamatan yang mumpuni. Training SCBA untuk rescue team merupakan bagian dari komitmen kami terhadap prinsip zero accident,” kata Jufrihadi.

Kerja sama dengan Petronas ini dinilai sebagai langkah strategis Pertamina Drilling dalam memperluas portofolio bisnis jasa penunjang migas, sekaligus memperkuat posisi perusahaan di pasar offshore internasional. Kedepan, Pertamina Drilling menargetkan peluang kerja sama serupa dengan operator migas global lainnya.

Langkah ekspansi ini juga sejalan dengan upaya mendukung ketahanan dan kemandirian energi nasional melalui peningkatan daya saing perusahaan jasa migas nasional di tingkat global. Dengan pengalaman, teknologi, serta penerapan standar HSSE yang ketat, Pertamina Drilling optimistis dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi industri hulu migas, baik di dalam maupun luar negeri.(JP02)

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here