Simulasi Survey Charta Politika; Ditandingkan dengan Siapapun, Nama Anisto Tetap Juaranya di Pilkada Bintuni

0
4
Spread the love

BINTUNI, jurnalpapua – Nama Ketua DPD II Partai Golkar Teluk Bintuni, Yohanis Manibuy SE, MH, tetap keluar sebagai pemenangnya dalam simulasi pemilihan Bupati Teluk Bintuni periode 2024 -2029.

Lembaga konsultan politik Charta Politika Indonesia, pada periode 17 – 23 Mei 2024 melakukan survey sekaligus simulasi untuk mengetahui siapa tokoh yang dipilih masyarakat Teluk Bintuni untuk menjadi Bupati Teluk Bintuni periode 2024 – 2029.

Dari survey di 24 distrik yang melibatkan 400 responden, Charta Politika membuat simulasi yang melibatkan lima tokoh, dengan pertanyaan siapa yang dipilih responde sebagai Bupati Teluk Bintuni untuk periode 5 tahun ke depan.

Kelima nama itu adalah Ayor Kosepa, Daniel Asmorom, Joko Lingara, Matret Kokop dan Yohanis Manibuy. Hasilnya, sebanyak 14,3 % memilih Ayor Kosepa, 16,3 % memilih Daniel Asmorom, 1,8% memilih Joko Lingara, 6,3 % memilih Matret Kokop dan terakhir 48,0 % menentukan pilihan ke Yohanis Manibuy (Anisto). Sementara 13,5% responden menjawap Tidak Tahu (TT) atau Tidak Menjawab (TJ).

Nama Anisto kembali keluar sebagai pemenangnya, saat lembaga survey pimpinan Yunarto Wijaya melakukan simulasi elektabilitas 4 nama; Ayor Kosepa (14,5%); Daniel Asmorom (16,8%); Joko Lingara (2,5%) dan Yohanis Manibuy (51,3%). Sebanyak 15,0 % menjawab Tidak Tahu.

Simulasi 4 nama juga dilakukan, dengan mengeluarkan nama Ayor Kosepa,dan digantikan Alimudin Baedu. Hasilnya, justru nama Anisto semakin melambung dengan angka 58,3%; Joko Lingara (2,5%); Daniel Asmorom (15,0%) serat Alimudin Baedu (7,0%).

Pada simulasi elektabilitas dengan 3 nama, posisi Anisto masih berada di puncak dengan angka 53,3%; Daniel Asmorom (16,8%) dan Ayor Kosepa (15,0%). Saat disimulasikan dengan Matret Kokop dan Daniel Asmorom, elektabilitas Anisto berada di angka 57,5%. Sedangkan Daniel Asmorom 23,8%, dan Matret Kokop 8,0 %.

Menariknya, elektabilitas Anisto justru melejit di angka 62,0% saat Charta Politika melakukan simulasi elektabilitas 2 nama. Dalm simulasi ini, Anisto ditandingkan dengan Daniel Asmorom, yang elektabilitasnya berada di angka 25,8 %. Sebanyak 12,3 % responden menjawab Tidak Tahu/Tidak Menjawab.

Simulasi melalui survey ini, menggunakan metode acak (multistage random sampling) dengan margin of error atau tingkat kesalahan sebesar 4,9 %. JP01

Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here