Semarak HUT ke 80 Paroki St. Yohanes Bintuni, Sepuluh Regu Lingkungan Ikuti Lomba CCR

0
3
Regu perwakilan dari lingkungan Paroki St. Yohanes Bintuni, mengikuti lomba Cerdas Cermat Rohani di aula Paroki St. Yohanes Bintuni, Sabtu (26/9/2026). Kegiatan ini menjadi rangkaian semarak HUT ke 80 Paroki St. Yohanes Bintuni yang akan diperingati pada 27 Desember 2026.
Google search engine
Spread the love

BINTUNI, jurnalpapua – Sebanyak sepuluh regu perwakilan dari lingkungan Gereja Katolik St. Yohanes Bintuni, mengikuti lomba Cerdas Cermat Rohani (CCR), Sabtu (26/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, dilaksanakan di Aula Paroki St. Yohanes Bintuni Km 3, dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 80 Paroki St. Yohanes Bintuni, yang puncaknya akan dirayakan pada 27 Desember 2026.

Ketua Panitia HUT ke 80 Paroki St. Yohanes Bintuni, Edwin Wamafma menjelaskan, jumlah keseluruhan lingkungan gereja katolik dibawah naungan Paroki St Yohanes Bintuni, seluruhnya ada 14. Lingkungan ini adalah Santa Yasinta, Santo Mikael, Santa Anna, Santo Rafael, Santa Lusiana, Santa Sisilia, Santo Fransiskus Asisi, Santo Lasarus, Santa Maria, Santa Marta, Santa Agnes, Santa Theresia dari Kalkuta, Santo Yosep dan Bunda Hati Kudus.

“Namun tidak seluruhnya bisa mengirimkan perwakilan regu, untuk mengikuti lomba ini,” kata Edwin.

Lomba CCR ini dibuat dalam beberapa kategori, tingkat remaja, dewasa dan umum. Tujuannya, kata Edwin, agar umat lebih memahami dan lebih kritis terhadap hal-hal yang bersifat liturgis.

“Contoh, membaca kitab suci, kemudian bagaimana bisa permenungan-permenungan ayat kitab suci ini untuk ditelaah lebih dalam oleh umat,” ungkap Edwin.

Selain CCR, akan banyak kegiatan lomba lainnya yang menjadi rangkaian dari menyemarakkan HUT ke 80 Paroki St. Yohanes Bintuni. Diantaranya, kata Edwin, lomba mempercantik lingkungan gereja dengan tanaman Bungan di taman, lomba sepakbola gawang mini maupun lomba makan kerupuk bagi anak-anak.

Untuk lomba membuat taman, dijelaskan Edwin, panitia menggandeng Dinas Pertanian Teluk Bintuni sebagai pendamping, dan juga trainer dari luar Bintuni untuk melatih umat di lingkungan masing-masing tata cara merangkai bunga hasil tanam sendiri.

“Karena kita menyesuaikan dengan kalender liturgis umat Katolik, makanya rangkaian perlombaan itu sudah kiat mulai sejak bulan ini. Sebab nanti di bulan Oktober, umat tidak bisa diganggu dengan kegiatan lain, karena masuk bulan Rosario,” ungkap Edwin.

Rangkaian perlombaan akan dilanjut di bulan November, hingga masuk puncak pelaksanaan HUT ke 80 St. Yohanes Bintuni pada 27 Desember mendatang. JP01

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here