Inovasi Tanpa Batas: Cara PHE Cetak Triliunan Rupiah dan Kontribusi Hijau di Tahun 2025

0
89
PHE Cetak Rekor Value Creation Rp 3,7 Triliun Lewat Inovasi Hulu Migas 2025
Google search engine
Spread the love

JAKARTA,jurnalpapua.id – PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selaku Subholding Upstream Pertamina kembali membuktikan komitmennya dalam efisiensi operasional. Melalui ajang Upstream Innovation & Improvement Awards (UIIA) 2025 yang digelar pada 9-11 Desember lalu, perusahaan sukses mencatatkan nilai tambah (value creation) mencapai Rp 3,7 triliun serta dampak positif pada reduksi emisi karbon.

Mengangkat tema β€œBISA (Big Impact Through Small Act): Innovation in Motion for a Sustainable Future”, PHE menekankan bahwa efisiensi besar seringkali berawal dari langkah-langkah inovasi sederhana yang dilakukan secara konsisten. Fokus utama dari gerakan ini adalah menjaga ketahanan energi nasional sembari tetap mengedepankan prinsip keberlanjutan.

Sebanyak 108 delegasi CIP terbaik dari seluruh lini Subholding Upstream turut berpartisipasi dalam forum ini. Selain berkompetisi, para peserta juga saling berbagi strategi dan pengetahuan lintas fungsi guna memastikan setiap terobosan baru dapat diimplementasikan secara luas di berbagai wilayah kerja migas milik Pertamina.

Langkah ini mempertegas posisi PHE sebagai motor penggerak industri hulu migas yang adaptif terhadap teknologi dan peduli terhadap isu lingkungan melalui program-program dekarbonisasi yang terintegrasi.

Hasil verifikasi terhadap 108 tema CIP terbaik di UIIA 2025 mencatat peningkatan signifikan dengan value creation cost real sebesar Rp 3,7 triliun, yang terdiri dari penghematan biaya (cost saving) sebesar Rp 956 miliar, pertumbuhan pendapatan (revenue growth) sebesar Rp 2,3 triliun, dan cost avoidance sebesar Rp 374 miliar.

β€œKehandalan Subholding Upstream kembali terbukti di tahun 2025 ini melalui capaian luar biasa para inovator di berbagai forum internasional. Melalui UIIA tahun 2025 saya mengajak seluruh Perwira untuk melakukan impactful change, terus berinovasi melakukan perbaikan berkelanjutan dan mendorong ruang keberlanjutan bisnis di masa depan,” ujar Direksi Utama Pertamina Hulu Energi Awang Lazuardi saat membuka gelaran Forum UIIA 2025.

Forum UIIA 2025 menyoroti berbagai inisiatif strategis, mulai dari pengembangan teknologi ramah lingkungan, terobosan digitalisasi operasi, hingga inovasi bisnis yang membuka peluang pertumbuhan baru. Seluruh inisiatif tersebut dirancang untuk meningkatkan keandalan operasi sekaligus mendukung agenda transisi energi.

“Mari kita semua menjadi agent of innovation yang bekerja sama dan berkolaborasi Untuk mendukung pencapaian di tahun 2030 yakni target 1 juta barel per day produksi minyak, 4 BSCFD produksi gas dan 7 tahun reserve to production,” tegas Awang.

Dengan semangat inovasi yang terus bergerak, Subholding Upstream Pertamina optimistis dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mewujudkan ketahanan energi nasional dan masa depan energi yang berkelanjutan. Pada ajang ini, Subholding Upstream memberikan apresiasi kepada 108 Gugus CIP dengan capaian 47 Platinum, 56 Gold, dan 5 Silver, serta penghargaan 6 Best Category dan 6 Special Recognition. Pencapaian ini diharapkan dapat terus memotivasi insan perusahaan untuk menghasilkan inovasi yang berdampak nyata bagi kinerja dan keberlanjutan perusahaan.

β€œForum UIIA 2025 menjadi momentum penting untuk menegaskan komitmen Subholding Upstream dalam mendorong budaya inovasi, kolaborasi, dan penciptaan nilai berkelanjutan,” ujar VP Human Capital Subholding Upstream, Muhammad Sodiqin.

Selain kontribusi finansial, Forum UIIA 2025 juga mencatat 9.036 learning hours sebagai wujud implementasi tata nilai AKHLAK dalam pengembangan kompetensi dan pembelajaran berkelanjutan.

Tidak hanya berdampak pada kinerja bisnis, kegiatan ini turut berkontribusi pada aspek keberlanjutan lingkungan. Forum UIIA 2025 memperoleh Sertifikat Penurunan Emisi sebesar 700 ton COβ‚‚ ekuivalen, yang mendukung Proyek Pemanfaatan Limbah POME menjadi Biogas pada Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sei Mangkei.

Melalui penyelenggaraan Forum UIIA 2025, Subholding Upstream menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi bernilai tambah, memperkuat daya saing perusahaan, serta mendukung pencapaian target keberlanjutan jangka panjang.

PHE akan terus berinvestasi dalam pengelolaan operasi dan bisnis hulu migas sesuai prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). PHE juga senantiasa berkomitmen Zero Tolerance on Bribery dengan memastikan pencegahan atas fraud dilakukan dan memastikan perusahaan bersih dari penyuapan. Salah satunya dengan implementasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) yang telah terstandardisasi ISO 37001:2016.(JP02)

Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine
Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here