Di Puskesmas Meyerga, Tak Ada Tenaga Kesehatan Yang Melayani Warga

0
341
Puskesmas Meyerga di Distrik Moskona Utara yang tidak ada tenaga kesehatan.
Spread the love

BINTUNI, jurnalpapua.id – Situasi keamanan pasca penyerangan Posramil Kisor di Distrik Aifat Selatan Kabupaten Maybrat, menjadi alasan petugas kesehatan yang bertugas di Puskesmas Meyerga Distrik Moskona Barat Kabupaten teluk Bintuni, tidak masuk kerja.

Sudah dua hari ini kondisi Puskesmas Meyerga kosong tidak ada pelayanan. Kepala Puskesmas yang biasanya stanby di Meyerga, sedang pergi ke Bintuni. Sementara tenaga kesehatan lainnya, tidak muncul di tempat kerjanya.

“Kepala Puskesmasnya saja yang rajin standby di tempat, ibu Margaretha. Tapi kebetulan dua hari ini beliau sedang ada keperluan ke Bintuni, jadi Puskesmas kosong. Kasihan masyarakat yang datang berobat, harus pulang lagi menahan sakit,” kata Letnan Satu Inf Salvator Teniwut, Komandan Koramil 06/Meyado, Selasa (28/9/2021).

Kondisi itu sebenarnya tidak akan terjadi jika para tenaga kesehatan lain setia dengan ikrarnya sebagai abdi pemerintah, yang bersedia ditempatkan dimana saja untuk melayani masyarakat.

Apalagi situasi di Meyerga dalam kondisi aman terkendali, dengan banyaknya aparat keamanan yang bertugas di wilayah tersebut.

“Mereka ini sebenarnya malas saja melaksanakan tugasnya, tapi pakai alasan situasi keamanan. Padahal di Meyerga banyak petugas keamanan dari TNI dan Polri yang menjamin kemanan. Sampai saat ini Distrik Moskona Barat dalam keadaan aman dan kondusif,” ujar Salvator. 

Dengan fakta di lapangan itu, Salvator berharap pimpinan daerah di Bintuni, terutama Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Teluk Bintuni melakukan evaluasi kepada pegawainya yang bertugas di Puskesmas Meyerga.

Sebab, masyarakat di Meyerga memiliki hak yang sama dengan masyarakat di daerah lain dalam hal pelayanan kesehatan. Jangan sampai dengan model pelayanan yang terjadi di Puskesmas Meyerga, menimbulkan gejolak baru di masyarakat karena merasa tidak diperhatikan oleh pemerintah.

“Kondisi masyarakat yang merasa di anak tirikan oleh pelayanan pemerintah ini yang sebenarnya bisa menjadi pemicu gejolak. Kami sudah menjamin keamanan wilayah, jadi tolong untuk pelayanan yang lain juga berjalan,” pungkas Salvator. JP01

Google search engine

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here